Minggu, 17 Juni 2012

prancis ngamuk di bali masuk bui

Entah apa yang dipikirkan oleh warga prancis yang satu ini hingga akhirnya berurusan dengan aparat kepolisian. Ada-ada saja ulah Stefano Di Parigig. Pria asal Prancis ini diamankan petugas Polsek Denpasar Barat setelah mengamuk tak karuan di sebuah minimarket di kawasan Buluh Indah, Denpasar, Bali.

Belum diketahui secara pasti penyebab yang membuat Stefano kalap. Dugaan sementara, Stefano sedang mengalami depresi.

Ceritanya berawal ketika pelaku datang ke minimarket pada Minggu sekitar pukul 03.00 WITA. Mengenakan celana biru dan kaos bertuliskan Harley Davidson, Stefano masuk ke lokasi sambil marah-marah. Ia memaksa karyawan minimarket agar mau meminjamkan telepon selularnya.

"Dia masuk ke minimarket sambil membawa baterai handphone," kata Kapolsek Denpasar Barat, Ajun Komisaris Polisi Leo Martin Pasaribu, Minggu, 17 Juni 2012.

Stefano, jelas Leo, meminjam telepon selular dengan alasan akan menghubungi rumah sakit. Namun, saat ditanya alasannya, dia tidak memberi penjelasan lebih lanjut, termasuk rumah sakit mana yang akan dihubunginya. Sambil terus marah-marah menggunakan bahasa Prancis, Stefano menuju toilet minimarket tersebut. Di sana, ia merusak pintu toilet. Stefano juga membanting baterai handphone yang dibawanya.

Tak hanya itu, sambil mengomel, Stefano juga merusak tempat sampah di lokasi. Ia juga merusak kursi dan galon air dengan cara menendangnya. Tak mau ambil resiko, karyawan minimarket langsung melapor ke pihak kepolisian.

"Karyawan langsung melaporkan ulah pelaku kepada kami," jelas Leo. Mendapat laporan itu, aparat langsung menuju lokasi. Polisi langsung mengamankan pelaku. Aksi pengamanan sempat terhalang, lantaran pelaku terus saja mengamuk.

Namun setelah dirayu, Stefano mau menuruti perintah polisi untuk digelandang ke Polsek Denpasar Barat. Di Polsek, Stefano sempat menolak untuk diperiksa. Pihak kepolisian masih mendalami latar belakang yang memicu ulah Stefano.

 "Kami masih memintai keterangan kepada yang bersangkutan. Belum diketahui pasti apa penyebab tindakannya. Kondisi yang bersangkutan masih labil," imbuh Leo.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar